Eternal Summer – Shengxia guang nian

Ketika persahabatan berubah menjadi sebuah kisah cinta yang manis sekaligus pahit antara kedua orang sahabat. Begitulah kira-kira jalinan cerita yang diangkat secara manis oleh sutradara Leste Chen. Meski mengangkat tema homoseksual, film ini tak hanya menyoroti pergolakan batin seorang remaja terhadap pilihannya menjadi seorang gay, tapi justru bagaimana sebuah persahabatan menjadi sangat berarti lebih dari apapun termasuk kebahagiaan diri sendiri.

Kisah persahabatan ini dimulai saat kedua sahabat, Jonathan dan Shane masih duduk dibangku sekolah. Ketika itu Jonathan diminta bantuannya untuk mengawasi Shane, teman sekelasnya yang bandel. Hal itulah yang kemudian membuat mereka menjadi sahabat selama sepuluh tahun. Jonathan tumbuh menjadi remaja yang tekun belajar, sedangkan Shane menjadi remaja atletis yang menyukai permainan basket. Meski keduanya memiliki sifat dan minat yang berbeda tak lantas membuat keduanya berjalan sendiri-sendiri.

Jonathan sering membantu Shane saat mengalami kesulitan dalam pelajaran, demikian pula Shane yang selalu menjadi “penjaga” bagi Jonathan. Namun, diam-diam Jonathan menaruh hati kepada Shane, tapi tak berani mengungkapkannya karena takut Shane meninggalkannya. Hingga datanglah seorang gadis bernama Carrie, yang membuat persahabatan Jonathan dan Shane menjadi berbeda. Meski demikian, ketiganya menjadi tak bisa dipisahkan satu sama lain.

Sudah bisa ditebak jika akhirnya terjadi kisah cinta segitiga antara Jonathan – Shane – Carrie. Walau sebenarnya Carrie tahu jika sebenarnya Jonathan menyukai Shane, namun harus menyembunyikannya karena permintaan Jonathan. Ketiganya berjalan seakan tak terjadi apa-apa hingga akhirnya semua terbongkar dengan sendirinya. Kondisi ini diperkuat dengan setting kota kecil dan music score yang cenderung sendu. Apalagi sentuhan warna film ini pun tak banyak memberikan warna-warna yang cerah namun lebih gelap dan kontras.

Walau kisahnya masih cenderung biasa-biasa saja untuk sebuah film gay, tapi ada pesan lain yang ingin disampaikan film yang juga memenangkan Golden Horse Film Award ini. Bahwa tak ada seorang pun didunia ini yang ingin sendiri. Apapun rahasia yang dimiliki oleh seseorang, tapi tak ada jiwa yang dilahirkan untuk menjadi sendiri.

Bahkan nama karater dalam film ini diambil dari astrologi China, Shane / Shou Heng mewakili Heng Xing yang berarti bintang (matahari), Jonathan / Zheng Xing mewakili Xing Xing yang berarti planet (bumi) dan Carrie / Hui Jia mewakili Hui Xing yang berarti komet. Bisa diartikan matahari selalu bersinar, bumi berputar mengelilingi matahari namun tak bisa mendekatinya dan komet memberikan warna dalam tata surya. Semuanya tak akan lengkap tanpa ketiga-tiganya. Begitu pula persahabatan yang terjadi antara Jonathan, Shane dan Carrie.

No One Wishes To Be Lonely

Country : Taiwan
Director : Leste Chen
Cast : Joseph Chang, Bryant Chang, Kate Yeung

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s